Minggu, 31 Juli 2011

Akal Sehat dan Masalah

Ada seorang pemuda yang memiliki 2 ekor anjing peliharaan. Yang satu diberi nama "Masalah", dan yang lain dinamai "Akal Sehat". Ia sangat menyayangi kedua anjingnya.

Pada suatu hari, pemuda itu pergi ke taman untuk berkumpul bersama teman-temannya. Ia membawa Masalah bersamanya, sedangkan Akal Sehat ditinggal di rumah.

Tiba saatnya pulang, si pemuda baru menyadari bahwa anjingnya menghilang. Ia pun panik dan mencari ke segala penjuru dengan hati sedih. Seorang wanita yang iba melihat kesedihan si pemuda pun bertanya, "Apa yang kau cari?"
"Aku mencari Masalah," jawab pemuda itu. Karena heran, wanita itu mengulangi pertanyaannya.

"AKU MENCARI MASALAH!" kini pemuda itu menjawab dengan suara yang lebih lantang.

"Apa?" tanya si wanita kesal. "Di mana akal sehatmu?"

"Ku tinggal di rumah!"

Rabu, 27 Juli 2011

Tetap Segar Sepanjang Hari

Tiga orang narapidana laki-laki sedang dalam perjalanan menuju penjara. Mereka masing-masing mendapat jatah membawa satu benda untuk membantu mereka melewati hari-hari yang menjemukan dalam penjara.

Di dalam bus, napi pertama bertanya pada napi kedua. "Jadi, apa yang kau bawa?"

Napi kedua mengeluarkan sekaleng cat dan kuas, dan mengatakan bahwa ia akan mulai melukis lagi. Lalu ia balik bertanya pada napi pertama, "Kau sendiri membawa apa?"

Sambil tersenyum napi pertama menunjukkan setumpuk kartu dan berkata, "Aku membawa kartu, supaya aku bisa main poker, soliter, dan permainan lainnya."
Napi ketiga yang semula diam saja, tertawa mendengarkan pembicaraan kedua napi lain. "Apa yang kau tertawai?" tanya napi kedua. "Memangnya apa yang kau bawa?"

Dengan rasa bangga napi ketiga mengeluarkan satu kotak pembalut wanita. Kedua napi lain bingung dan bertanya, "Apa yang akan kau lakukan dengan benda itu?"

"Menurut tulisan di kotak ini, aku bisa menunggang kuda, berenang, naik sepeda, dan tetap segar sepanjang hari!"

Dua Kali Lipat

Suatu hari seorang pria menemukan lampu kuno. Digosok-gosoknya lampu itu. Seketika muncullah sesosok jin di hadapannya. Jin itu berkata si pria boleh menyebutkan tiga macam keinginan dan ia akan mengabulkannya. Tetapi untuk setiap keinginan yang dikabulkan, maka ibu mertua si pria akan mendapat yang sama dua kali lipat banyaknya.
 
Pria itu setuju dan menyebutkan keinginan pertamanya. "Saya ingin uang 1 milyar rupiah."

"Jangan lupa, ibu mertua Anda akan mendapat dua kali lipat," kata jin mengingatkan.

"Tak masalah," jawab si pria. Dalam sekejap mata di depannya tersedia peti berisi uang satu milyar rupiah. 
 
Lalu ia menyebutkan keinginan kedua, yaitu sebuah mobil mewah keluaran terbaru. Lagi-lagi jin mengingatkan syaratnya, dan kembali si pria menyatakan persetujuannya. Mobil mewah pun didapat. Ia sangat puas.

"Dan apa keinginanmu yang terakhir?" tanya jin.

Pria itu berpikir sejenak, lalu dengan tegas berkata, "Saya ingin dipukuli sampai setengah mati!"

Lift vs Elevator

Orang Amerika yang sedang berkunjung ke Inggeris masuk ke lobi sebuah hotel. Ia mendapat kamar di lantai 6. Resepsionis berkata, "Silahkan gunakan lift di sebelah kanan, Tuan."

Orang Amerika menampakkan paras sedikit bingung. "Lift? Oh, maksud Anda elevator."
  
 "Bukan, Tuan. Itu namanya lift," kata orang Inggeris lagi.
"Saya tahu nama benda itu," jawab orang Amerika keras kepala. "Elevator kan dibuat pertama kali di Amerika."

"Mungkin Tuan benar," kata orang Inggeris. "Tapi kami yang menciptakan bahasa Inggeris!"

Gara-gara Pikiran Ngeres

Seorang guru biologi di sekolah khusus wanita bertanya pada salah satu muridnya.


"Bella, sebutkan nama organ tubuh manusia yang dalam suatu keadaan tertentu bisa mengembang sampai enam kali ukuran normalnya. Dan jelaskan juga dalam keadaan yang bagaimana?"

Bella terlihat menahan marah dan dengan kaku menjawab, "Maaf Pak, saya rasa itu bukan pertanyaan yang pantas untuk ditujukan kepada saya, atau kepada siapa pun juga di kelas ini. Akan saya adukan hal ini pada orang tua saya." Lalu ia duduk dengan muka merah.

Sang guru, tanpa mempedulikan Bella, mengalihkan pertanyaan pada murid lain. Diiringi suara tawa cekikikan teman-temannya, Sari menjawab, "Pupil mata, Pak, dalam keadaan remang-remang."

"Bagus sekali, Sari," kata pak guru. Kemudian ia menoleh pada Bella. "Dan kamu, Bella, ada tiga hal yang saya dapat dari perkataanmu tadi. Pertama, kamu pasti tidak belajar di rumah. Kedua, pikiranmu kotor. Ketiga, kamu akan dihadapkan pada kekecewaan yang mendalam suatu saat nanti."

Selasa, 26 Juli 2011

Pengakuan

Ada seorang pria yang sedang sakit parah. Merasa umurnya tak lama lagi, ia pun memanggil pengacaranya yang sekaligus sahabat karibnya untuk mendengarkan pengakuannya.
"Kau ingat," kata pria itu pada pengacaranya. "Polisi pernah memeriksamu atas kasus pencurian uang dan cek yang kau lakukan. Cuma karena keajaiban saja sehinggal kau tidak ditangkap. Sebenarnya akulah yang melaporkanmu ke pihak berwajib, karena aku tidak suka dan tidak setuju dengan tingkah lakumu setelah kau menjadi pengacara. Kupikir dengan caraku itu kau akan sadar."

"Tidak usah khawatir," jawab sahabatnya. "Tenang sajalah. Kau kan sedang sakit."

"Kau ingat tidak," lanjut si pria sekarat itu. "Kau pernah menyogok hakim tapi ketahuan, dan kau diperiksa oleh kejaksaan sampai bertahun-tahun. Jaksanya juga kau sogok, jadi kau lepas dari jerat hukum. Itu, aku juga yang melapor. Lalu, waktu istrimu tahu kau selingkuh dengan wanita lain, sampai akhirnya ia menceraikanmu? Itu juga aku yang memberitahu dia."

Si pengacara sambil menarik napas panjang menjawab, "Yah, yang sudah lewat biarkan lewat."
"Nah, karena sekarang aku telah memberikan pengakuan dan mengeluarkan isi hatiku, kuharap aku bisa mati dengan tenang karena kau telah memaafkanku."

"Memaafkanmu?" tanya pengacara dengan sengit. "Kau pikir siapa yang meracunimu?"

 
 

Rahasia Kekuatan Kakek

Ini cerita seorang anak tentang kakeknya:

Waktu masih muda kakekku bekerja pada seorang pandai besi. Kakek suka bercerita bahwa ia harus berlatih sangat keras supaya bisa bertahan di pekerjaannya. Kata kakek, untuk melatih kekuatan otot tangan dan bahunya, yang memang sangat penting bagi seorang tukang besi seperti dirinya, ia sering berdiri di luar gudang sambil mengangkat masing-masing satu karung kentang ukuran lima kilogram di tangan kiri dan kanannya yang terentang ke samping selama mungkin.




Setelah beberapa minggu, kakek meningkatkan latihannya dengan karung ukuran 10 kg, lalu 25 kg, dan akhirnya ia bisa mengangkat karung ukuran 50 kg di kedua tangannya yang diluruskan ke samping selama dua menit penuh.

Setelah selesai latihan, barulah kakek mengisi karungnya dengan kentang.

Sukarelawan yang Perkasa

Terjadi kebakaran hebat di padang rumput dekat suatu tanah pertanian di Indiana, Amerika Serikat. Pemilik lahan pertanian segera memanggil pemadam kebakaran. Tetapi api lebih cepat berkobar daripada yang diperkirakan sehingga petugas pemadam yang tiba kemudian tak sanggup mengatasinya. Akhirnya diputuskan untuk memanggil beberapa orang sukarelawan. 
Dengan mengendarai truk yang sudah tua, para sukarelawan tiba di lokasi kebakaran dan dengan gagah berani langsung meluncur ke tengah-tengah kobaran api untuk menyemprotkan air ke segala penjuru. Setelah menit-menit yang menegangkan lewat, pusat kebakaran berhasil dipadamkan dengan cara membagi api menjadi beberapa bagian kecil sehingga mudah dijinakkan.

Pemilik ladang begitu senang karena panennya terselamatkan, sehingga ia menghadiahi para sukarelawan dengan cek sebesar 1000 dollar.

Seorang wartawan lokal pun mewawancarai pemimpin sukarelawan, apa yang akan dilakukan dengan uang sebesar itu.
Dengan muka kesal dan sedikit emosi, sang pimpinan yang gagah berani itu menjawab, "Yang pertama-tama akan kami lakukan adalah memperbaiki rem yang blong pada truk sialan itu!"

Sekapur Sirih

Halo para blogger,
salam kenal dari candatawa. Sesuai namanya blog ini khusus menampilkan cerita-cerita lucu (baca: humor/jokes) yang dikumpulkan dari berbagai sumber baik dalam maupun luar. Yang lagi mumet, ruwet, butek pikirannya, klik dan bacalah. Mudah-mudahan pikiran Anda bisa sedikit dijernihkan dan Anda siap lagi berkarya.

Oh ya, penerbitan cerita-cerita lucu ini sama sekali tidak ditujukan untuk menyinggung seseorang atau sekelompok orang atau golongan yah! Semata-mata cuma buat referensi yang menghibur. Bila ada yang merasa disinggung, sebelumnya maafin dulu ah.

Selamat berhaha-hihi bersama candatawa.maritertawa.